Penting..!

Perawatan Diaper/nappy/popok modern yang baik akan menjaga diaper/nappy/popok tetap awet dan tahan lama.

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Lakukan 3 kali proses pencucian (cuci-keringkan, cuci-keringkan, cuci-keringkan) sebelum diaper/nappy/popok dan insert (bahan penyerap) digunakan, untuk mengembangkan serat kain serta melunturkan lapisan finishing dari pabrik kain yang menyebabkannya kaku dan kurang menyerap.

  2. Jangan memakai pelembut/pewangi pakaian atau detergen yang mengandung pelembut/pewangi. Pelembut/pewangi akan melapisi permukaan diaper/nappy/popok dan insert seperti “lilin” sehingga menyebabkan penyerapan terhambat.

  3. Jangan memakai pemutih (bleach) atau detergen yang mengandung Clorine, karena dapat memperpendek umur serat kain diaper/nappy/popok. Sisa pemutih yang tertinggal pada serat kain juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.

  4. Jangan menggunakan detergen pure grycerine (pure gryserine soap), karena akan melapisi serat kain seperti minyak sehingga kurang menyerap.

  5. Jangan memakai sabun yang mengandung pelembab (moisturizer) seperti sabun mandi dan sabun cuci tangan, akan mengakibatkan lapisan minyak pada kain.

  6. Jangan disikat. Sikat akan menggores dan merusak lapisan waterproof pada diaper/nappy/popok. (Kami lebih menganjurkan penggunaan mesin cuci, karena kita tidak dapat mengontrol pencucian tangan terutama jika dicuci oleh pembantu.)

  7. Jangan direndam dalam air panas.

  8. Jangan direndam terlalu lama, akan membuat popok menjadi bau.

  9. Jangan dicuci dalam mesin cuci atau dikeringkan dalam mesin pengering dengan suhu tinggi (suhu yang digunakan maks. 60′C sudah cukup untuk membasmi bakteri).

  10. Bilaslah dengan bersih sampai tidak ada sisa sabun. Sisa sabun dapat menyebabkan iritasi dan popok menjadi bau. Memakai ½ takaran detergen dari yang dianjurkan sudah cukup. Atau pastikan bilas sampai tidak ada sisa sabun.

  11. Jangan disetrika!

  12. Jangan memakai cream apapun (seperti diaper rash cream) saat memakai diaper/nappy/popok ini. Cream yang berminyak akan menempel pada lapisan dalam diaper/nappy/popok dan sulit dibersihkan, juga akan melapisi serat kain. Jika ingin memakaikan cream, gunakan liner untuk mencegah cream menempel pada diaper/nappy/popok.

  13. Yang terbaik adalah mengeringkan di bawah sinar matahari. Saat musim hujan cukup diangin-anginkan saja atau dibawah outdoor AC. Jika ingin dimasukan dalam pengering pakaian, atur suhu rendah! Tahukan Anda? Sinar matahari secara alami dapat menyamarkan noda dan membuat diaper/nappy dan insert lebih tahan lama.

  14. Untuk diaper/nappy/popok dengan kancing (snap), bukalah kancing dengan hati-hati. Jangan ditarik dengan kasar.

  15. Untuk diaper/nappy/popok dengan perekat (velcro), tempelkan selalu perekat yang kasar ke “laudry tab” saat mencuci dan saat diaper/nappy tidak dipakai, supaya perekat awet dan tidak merusak pakaian lain.

  16. Bahan diaper/nappy/popok merupakan bahan modern yang cepat kering, tidak perlu diperas (spin) terlalu kuat atau terlalu lama.

visit our website

www.racheline.com

4 Comments Add your own

  • 1. Amelia Nadeak  |  May 10, 2009 at 1:19 am

    Di point no 9 di atas disebutkan tidak boleh dicuci dgn mesin cuci tetapi di halaman lain disebutkan sangat lebih baik dicuci dengan mesin cuci. Jadi yang mana yang sebaiknya dilakukan?

    Reply
    • 2. Racheline.com  |  May 10, 2009 at 12:53 pm

      di poin 9 ditulis tidak boleh dicuci dengan mesin cuci dalam suhu tinggi, mba.. jd kalau suhu biasa boleh..

      Reply
  • 3. Taryna  |  May 13, 2009 at 3:45 pm

    Hi, anak saya b’umur 4,5th dgn berat badan 27kg…apakah msh bisa menggunakannya?size?

    Thx!

    Reply
    • 4. Racheline.com  |  May 15, 2009 at 2:43 pm

      kalau pakai yang one size (satu ukuran) sudah tidak bisa, karena maksimum cuma sampe 2,5th atau 16 kilo. Mungkin pakai yg pull-up size. XL bisa pakai..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.