Penting..!
Perawatan Diaper/nappy/popok modern yang baik akan menjaga diaper/nappy/popok tetap awet dan tahan lama.
Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:
-
Lakukan 3 kali proses pencucian (cuci-keringkan, cuci-keringkan, cuci-keringkan) sebelum diaper/nappy/popok dan insert (bahan penyerap) digunakan, untuk mengembangkan serat kain serta melunturkan lapisan finishing dari pabrik kain yang menyebabkannya kaku dan kurang menyerap.
-
Jangan memakai pelembut/pewangi pakaian atau detergen yang mengandung pelembut/pewangi. Pelembut/pewangi akan melapisi permukaan diaper/nappy/popok dan insert seperti “lilin” sehingga menyebabkan penyerapan terhambat.
-
Jangan memakai pemutih (bleach) atau detergen yang mengandung Clorine, karena dapat memperpendek umur serat kain diaper/nappy/popok. Sisa pemutih yang tertinggal pada serat kain juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bayi.
-
Jangan menggunakan detergen pure grycerine (pure gryserine soap), karena akan melapisi serat kain seperti minyak sehingga kurang menyerap.
-
Jangan memakai sabun yang mengandung pelembab (moisturizer) seperti sabun mandi dan sabun cuci tangan, akan mengakibatkan lapisan minyak pada kain.
-
Jangan disikat. Sikat akan menggores dan merusak lapisan waterproof pada diaper/nappy/popok. (Kami lebih menganjurkan penggunaan mesin cuci, karena kita tidak dapat mengontrol pencucian tangan terutama jika dicuci oleh pembantu.)
-
Jangan direndam dalam air panas.
-
Jangan direndam terlalu lama, akan membuat popok menjadi bau.
-
Jangan dicuci dalam mesin cuci atau dikeringkan dalam mesin pengering dengan suhu tinggi (suhu yang digunakan maks. 60′C sudah cukup untuk membasmi bakteri).
-
Bilaslah dengan bersih sampai tidak ada sisa sabun. Sisa sabun dapat menyebabkan iritasi dan popok menjadi bau. Memakai ½ takaran detergen dari yang dianjurkan sudah cukup. Atau pastikan bilas sampai tidak ada sisa sabun.
-
Jangan disetrika!
-
Jangan memakai cream apapun (seperti diaper rash cream) saat memakai diaper/nappy/popok ini. Cream yang berminyak akan menempel pada lapisan dalam diaper/nappy/popok dan sulit dibersihkan, juga akan melapisi serat kain. Jika ingin memakaikan cream, gunakan liner untuk mencegah cream menempel pada diaper/nappy/popok.
-
Yang terbaik adalah mengeringkan di bawah sinar matahari. Saat musim hujan cukup diangin-anginkan saja atau dibawah outdoor AC. Jika ingin dimasukan dalam pengering pakaian, atur suhu rendah! Tahukan Anda? Sinar matahari secara alami dapat menyamarkan noda dan membuat diaper/nappy dan insert lebih tahan lama.
-
Untuk diaper/nappy/popok dengan kancing (snap), bukalah kancing dengan hati-hati. Jangan ditarik dengan kasar.
-
Untuk diaper/nappy/popok dengan perekat (velcro), tempelkan selalu perekat yang kasar ke “laudry tab” saat mencuci dan saat diaper/nappy tidak dipakai, supaya perekat awet dan tidak merusak pakaian lain.
-
Bahan diaper/nappy/popok merupakan bahan modern yang cepat kering, tidak perlu diperas (spin) terlalu kuat atau terlalu lama.
visit our website
1.
Amelia Nadeak | May 10, 2009 at 1:19 am
Di point no 9 di atas disebutkan tidak boleh dicuci dgn mesin cuci tetapi di halaman lain disebutkan sangat lebih baik dicuci dengan mesin cuci. Jadi yang mana yang sebaiknya dilakukan?
2.
Racheline.com | May 10, 2009 at 12:53 pm
di poin 9 ditulis tidak boleh dicuci dengan mesin cuci dalam suhu tinggi, mba.. jd kalau suhu biasa boleh..
3.
Taryna | May 13, 2009 at 3:45 pm
Hi, anak saya b’umur 4,5th dgn berat badan 27kg…apakah msh bisa menggunakannya?size?
Thx!
4.
Racheline.com | May 15, 2009 at 2:43 pm
kalau pakai yang one size (satu ukuran) sudah tidak bisa, karena maksimum cuma sampe 2,5th atau 16 kilo. Mungkin pakai yg pull-up size. XL bisa pakai..